Pages

Ads 468x60px

Friday, July 27, 2012

Salah Menempatkan Shalawat (??!)

wah, gile, blog ini absen satu semester sudah rupanya? hahaha, maaf yah blogku, biarkan sarang laba2 menghiasimu untuk beberapa lama dulu. oke, ada satu cerita yg berisi dua cerita yang kudapat shubuh ini. kudapat saat kultum di MPR (Masjid Pogung Raya)-masjid yg dekat dengan kosannya azhar dan ngensoy ini, punya banyak imam yang kualitasnya baik bacaan apalagi suaranya oke banget, indah banget, nggak tua, nggak muda, Subhanallaah!!~ Indahnyooo~~ XD-di shubuh ini, sang pengkultum bercerita tentang pengalamannya bertemu Orang2 yang salah menempatkan Shalawat. Bagaimana Ceritanya? Let's CheckitOut,

1) CINCIN PENGLARIS
Ustadz pengkultum suatu hari jalan2 di Jalan Wates deket RingRoad Utara (kalau gg salah), beliau bertemu dengan seorang pedagang bersorban, pakaian serba putih, rapih, dan menggelar dagangannya yang berhamparkan Cincin2 dsb. kemudian sang penjual ini berteriak2 dengan TOA,
-Penjual : "Cincin penglaris, Blalablabladstdst..
kemudian Sang ustadz itu usil mndekatinya dan kemudian bertanya,
-Ustadz : wah apa ini pak?
-Penjual: Cincin Penglaris pak,
-Ustadz : Maksudnya?
-Penjual : Biar dagangannya Laris,
-Ustadz : bagaimana bisa pak?
-Penjual : oh ini caranya diusap2 dulu, kemudian baca Shalawat 3x atau kalau bisa lebih pak,,
-Ustadz : Bisa dibuktikan pak??
-Penjual : wah bisa pak, mari saya buktikan,
kemudian Sang Penjual itu menggunakan cincinnya, dielus-elus, Kemudian Membaca Shalawat 3x, AllahummaShalli'AlaaMuhammad...dst, Kemudian Sang Ustadz pun Tidak jadi membelinya.
-Ustadz : Yaudah saya nggak jadi beli pak,
-Penjual : Wah koq nggak jadi beli pak??
-Ustadz : lho katanya ini cincin penglaris? Tadi bapak sudah mncoba mmbuktikan kalau dengan mengelus2 cincin itu dan mmbaca shalawat3x maka dagangan akan laris? buktinya bapak barusan mngelus2 dan baca shalawat3x tapi saya nggak jadi beli tuh cincinnya, berarti dagangan bapak nggak laris dong?? berarti Nggak Terbukti dong ya?? Lagian kalau dengan cincin itu dagangan bisa laris, nggak mungkin bapak masih dagang di emperan begini..!
kemudian sang Ustadz pergi meninggalkan bapak2 Penjual tersebut,, :D


2) Kalau menginginkan sesuatu...
Suatu saat Sang Ustadz menemukan sebuah pengajian yang berisikan anak2 muda semua, dan penceramahnya pun ternyata masih muda juga, kemudian lagi-lagi Ustadz ini iseng mengikuti pengajian para anak2 muda ini. Pada awalnya beliau merasa kagum, karena ia mendengarkan motivasi2 untuk agar makin giat beribadah dan lain-lainnya dan juga agar Tidak lupa berSahalawat selalu. sampai pada suatu bagian, yang membuat sang Ustadz miris sekali mendengarnya. Si Penceramah tersebut berkata kira2 bgini:
-Penceramah : nah adik2 sekalian, siapa yg disini ingin punya hp baguus??
-jama'ah : saya, saya sayaa!!
-Penceramah : nah kalau adik2 mau, adik2 pinjem aja hp punya temen yg mirip atau sama dengan yang adik inginkan, kemudian dielus2 atau diusap2 itu hpnya, kemudian dibacakan Shalawat, Insya Allah beberapa bulan ke depan adik sanggup untuk membeli hp yg sama seperti hp teman adik yg diinginkan tadi.
-Jama'ah : wah kalau saya ingin Motor Vixion terbaru pak!! bagus itu!!
-Penceramah : ya sama dik, adik bisa pinjem motor Vixion punya temen atau siapa, kemudian diusap2 dan baca Shalawat, Insya Allah beberapa tahun kemudian adik sanggup untuk membeli motor Vixion yg adik inginkan itu.
Merasa miris, Sang Ustadz usil bertanya kepada si Penceramah tsb.
-Ustadz : Wah kalau saya ingin punya istri atau pacar cantik bagaimana?? bisa nggak?? tapi masa saya harus pinjem pacar orang atau istri orang lain yg cantik, kemudian saya elus2 begitu, kemudian baca Shalawat???Kemudian jama'ah dan Si penceramah tsb. hanya bisa terdiam dan tak bisa menjawab apa2

Yah, itulah contoh beberapa kasus dimana ternyata di zaman ini teknologi belum bisa membuat kita makin beriman dan bertaqwa, justru malah membuat beberapa atau banyak kasus aneh yg menyelewengkan aqidah. salah satu contohnya ya seperti 2 kisah pengalaman diatas ini. salah menempatkan Shalawat. semoga kita terhindar dari hal2 yg demikian dan semoga di Bulan suci ramadhan ini Iman dan taqwa kita makin bertambah kualitasnya, amin..

No comments:

Post a Comment

 

Sample text

Sample Text

"Hidup ini singkat friendz, karena itu jangan terlalu menyia-nyiakan hidup ini. kenanglah masa lalu, hadapi hari ini, dan rancanglah masa depanmu" -Umar Haniv Alvaruqy-